10 Susu Soya Terbaik untuk Anak yang Alergi Susu Sapi

Susu soya atau yang lebih akrab disebut dengan susu kedelai, merupakan produk susu yang biasa diberikan sebagai alternatif pengganti susu sapi. Biasanya soya diberikan pada anak yang mengalami intoleransi laktosa, atau kesulitan mencerna protein susu sapi.

Meskipun memiliki gizi yang lengkap dan setara dengan susu sapi. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memilih produk susu soya yang tepat untuk anak Anda. Di antaranya adalah kandungan vitamin dan mineral pelengkap yang harus disesuaikan dengan kebutuhan serta usia anak Anda.

Untuk itu, kami menyajikan beberapa susu soya terbaik untuk anak yang alergi susu sapi dari berbagai merek serta ulasannya. Namun sebelumnya, kami akan berbagi pengetahuan mengenai susu soya dan cara memilihnya.

Mengenal produk susu soya

Susu soya dibuat dari isolat protein susu kedelai murni. Susu soya memiliki tekstur dan juga bentuk yang sangat mirip dengan susu sapi pada umumnya. Hanya saja susu ini terasa sedikit lebih berserat saat diminum,dan juga meninggalkan sedikit endapan saat didiamkan beberapa saat.

Karena dibuat dari protein nabati, bau alami dari kedelai terkadang masih sedikit tercium saat pertama kali Anda membuka produk kemasannya. Sehingga banyak anak yang kurang menyukai bau dari susu soya ini.

Meskipun banyak direkomendasikan sebagai pengganti susu sapi, para orangtua masih sering dibayangi kecemasan saat akan memberikan susu soya sebagai nutrisi tambahan bagi anak mereka. Diantaranya adalah resiko alergi yang bisa saja terjadi tanpa diduga sebelumnya.

Pada beberapa anak, susu soya memang dapat menyebabkan alergi yang gejalanya menyerupai gejala alergi pada susu sapi,seperti diare, kembung dan juga mual yang bisa terjadi secara terus menerus. Karena itu, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memberikan produk apapun kepada anak dan juga balita.

Kenali mitos dan fakta susu soya untuk anak dan balita!

Secara umum susu soya digunakan sebagai sumber vitamin dan mineral pengganti untuk anak yang alergi susu sapi. Namun, banyak mitos yang berkembang tentang efek samping pemberian susu soya, diantaranya gizi yang kurang seimbang hingga risiko bayi yang tidak naik berat badannya jika mengkonsumsi susu soya.

Mitos-mitos ini membawa kekhawatiran tersendiri pada orangtua yang ingin memberikan susu soya pada anak mereka. Padahal mitos ini tidak selamanya benar. Bahkan bisa jadi hanya ketakutan Anda semata.

Untuk mengurangi kecemasan Anda terhadap beberapa mitos yang berkembang. Berikut fakta susu soya yang telah terbukti benar dan dapat Anda jadikan patokan untuk tetap memberikan susu soya sebagai gizi pelengkap untuk anak Anda.

Bayi tidak boleh minum susu soya karena nutrisinya tidak seimbang

Fakta: Bayi yang berusia 0 hingga 6 bulan dan telah dipastikan memiliki intoleransi laktosa, dapat mengkonsumsi susu soya sebagai tambahan gizi dan juga pendamping ASI.

Susu soya yang dibuat untuk bayi juga diformulasikan khusus untuk mereka, biasanya produk susu soya ini mengandung DHA, ARA, dan vitamin lain yang berguna untuk mendukung perkembangan otak mereka.Sehingga kebutuhan gizi dan mineral harian pada bayi pun dipastikan akan selalu terpenuhi.

• Tidak semua bayi boleh mengkonsumsi susu soya

Fakta: Pada keadaan tertentu, bayi yang terlahir prematur memang tidak disarankan untuk mengkonsumsi produk susu atau makanan dengan protein kedelai secara berlebihan.

Hal itu disebabkan oleh pencernaan mereka yang tidak dapat memproses protein kedelai dengan baik seperti bayi pada umumnya. Bahkan pemberian susu soya pada bayi yang terlahir prematur, akan menyebabkan mereka terkena osteopenia atau kondisi gangguan perkembangan sel tulang pada bayi.

Jadi jika anak Anda terlahir dalam keadaan prematur dan mereka memiliki alergi pada susu sapi. Maka disarankan memberikan susu soya saat anak telah berusia 1 atau 2 tahun.

• Susu soya menyebabkan gangguan hormon dan alergi

Fakta: Susu soya yang dibuat dari kedelai memang memiliki kandungan isoflavon, yakni sebuah senyawa yang menyerupai hormon estrogen pada wanita.

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa terlalu banyak mengkonsumsi susu kedelai dapat menyebabkan gangguan hormon baik pada anak maupun orang dewasa. Padahal hal ini tidak sepenuhnya benar.

Isoflavon yang ada pada kedelai, sama sekali tidak berbahaya. Dan tidak memiliki efek samping apapun. Sedangkan risiko alergi yang mungkin saja terjadi, persentasenya hanya sebesar 14% saja, artinya jarang sekali ditemukan kasus alergi pada bayi yang mengkonsumsi susu soya.

Jadi Anda tidak perlu khawatir akan hal itu.Asalkan memilih produk yang tepat dan mengikuti petunjuk dokter anak Anda. Pemberian susu soya untuk anak dan balita akan tetap aman tanpa adanya gangguan kesehatan.

Kenali kekurangan susu soya untuk anak dan balita!

Meskipun susu soya selalu menjadi alternatif pada bayi dan anak yang mengalami galaktosemia dan intoleransi pada laktosa pada susu sapi. Namun, bukan berarti susu soya adalah produk yang “sempurna” untuk mengatasi masalah ini.

Karena meski bermanfaat menjadi pelengkap ASI bagi anak dan balita yang alergi laktosa. Susu soya juga memiliki kekurangan yang patut Anda perhatikan. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.

• Kandungan kalori yang berbeda dari susu sapi

Meski nutrisi pada susu soya disebut setara dengan susu sapi. Namun,kandungan kalori yang ada pada dua produk susu ini sangatlah berbeda.

Dalam segelas susu sapi, terdapat kalori yang mencapai 160kkal. Sedangkan pada susu soya, kalorinya hanya ada di kisaran 50-100 kkal per gelasnya. Sehingga bisa dipastikan bahwa kandungan kalori pada susu soya masih kurang mencukupi, dibandingkan kalori yang ada pada susu sapi.

Perbedaan lain yang perlu diperhatikan adalah,kandungan vitamin D, kalsium, dan juga fosfor yang jumlahnya jauh berbeda antara susu sapi dan juga susu soya. Susu sapi memiliki kandungan vitamin D, fosfor,dan juga kalsium yang jumlahnya jauh lebih tinggi dari susu soya. Sehingga sangat disarankan untuk tetap memberikan vitamin tambahan pada anak dan balita selama mengkonsumsi susu soya.

• Kandungan gula dalam produk susu soya

Meskipun beberapa produk susu soya telah menyertakan label plain atau unswetened pada kemasannya. Namun beberapa brand tertentu masih menyertakan gula pada produk susu soya mereka. Alasanya adalah demi mengurangi bau dan juga rasa getir yang kemungkinan tidak disukai oleh anak-anak.

Padahal hal ini sangatlah berbahaya. Terlebih pada anak dan balita yang memang secara genetik memiliki resiko besar terkena diabetes.

Karena pada anak berusia 0-6 bulan kemampuan tubuh untuk mengolah gula belum sebaik saat mereka sudah dewasa, sehingga pemilihan produk susu harus benar-benar Anda perhatikan.

Jika anak Anda memang kurang menyukai susu soya tanpa rasa atau plain. Pilihlah produk susu dengan kadar gula yang rendah untuk agar aman dikonsumsi.

• Serat dalam susu soya

Pada anak yang berusia dibawah 1 tahun, serat pada susu soya dapat menyebabkan gangguan pencernaan pada lambung mereka. Seperti rasa tidak nyaman pada perut mulai dari kembung, mual hingga diare.

Meskipun kandungan serat dalam susu soya jarang menyebabkan gangguan pencernaan.Namun Anda harus tetap waspada akan efek yang mungkin saja terjadi.

• Menghalangi penyerapan kalsium

Di dalam kedelai terdapat senyawa yang disebut dengan phytate. Senyawa ini dapat menghalangi penyerapan kalsium di dalam lambung anak yang mengkonsumsi susu soya. Selain itu, senyawa tersebut juga dapat mengikat kalsium di dalam usus dan menyebabkannya tidak masuk kedalam aliran darah. Jika ini terus menerus terjadi, maka anak akan kekurangan kalsium.

Untuk itu,Anda perlu memperhatikan kandungan susu soya yang akan Anda berikan pada anak Anda. Pastikan susu soya yang Anda berikan pada anak Anda sudah dilengkapi dengan vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh mereka.

• Tidak adanya vitamin B12

Salah satu kekurangan susu soya dibandingkan dengan susu sapi adalah tidak adanya vitamin B12. Padahal vitamin B12 adalah salah satu vitamin yang berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak. Karena itu, sebaiknya Anda disarankan memberikan vitamin tambahan kepada anak untuk melengkapi kebutuhan nutrisi mereka.

Cara memilih susu soya yang tepat

Setelah memutuskan untuk memberikan susu soya pada anak Anda. Maka ada beberapa hal yang harus anda perhatikan sebelum memilih susu soya yang tepat untuk mereka,diantaranya adalah sebagai berikut:

• Pilih susu soya yang sesuai usia anak Anda

Saat Anda membeli susu soya untuk anak Anda, pastikan produk yang Anda beli sesuai dengan usia mereka. Jika Anda memiliki anak dengan usia 0 hingga 6 bulan yang masih tergolong bayi. Pilihlah produk susu soya formula yang berguna sebagai pendamping ASI eksklusif.

Namun jika anak Anda berusia 1 hingga 3 tahun, maka pilih susu soya yang bertekstur halus yang dilengkapi Omega 3 dan 6 yang berguna untuk perkembangan otak mereka.

Pastikan juga Anda memeriksa kembali kandungan gizi yang ada di balik kemasan produk yang telah Anda beli.

• Pilih varian unsweetened

Varian unsweetened lebih dikenal dengan susu soya tanpa tambahan gula. Susu soya ini bisa jadi pilihan yang tepat. Selain rendah gula, kandungan lemaknya pun jauh lebih tinggi dibandingkan yang sudah ditambahkan gula. Sehingga selain lebih sehat susu soya ini juga aman dikonsumsi oleh anak yang memiliki kecenderungan resiko tinggi diabetes.

• Konsultasikan dengan dokter

Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum memberikan produk apapun anak Anda. Karena hal ini diperlukan untuk memastikan apakah anak Anda memiliki alergi pada kedelai dan juga produk kacang lainnya.Selain itu juga bertujuan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

10 Susu soya terbaik untuk anak yang alergi susu sapi


Setelah Anda mengetahui berbagai macam mengenai susu soya dan cara memilihnya, maka perkenankan kami memberikan rekomendasi susu soya terbaik untuk anak yang alergi susu sapi dari berbagai merek berikut ini:

10. SGM Ananda Soya Presinutri

sgm_ananda_soya_presinutri

Harga : Rp 87.500

Vitamin lengkap dan aman untuk anak

Untuk para orangtua yang baru mengenal susu soya. Susu SGM Ananda sangat cocok menjadi produk pertama yang dapat Anda gunakan untuk untuk bayi Anda yang berusia 0-6 bulan.

Susu formula ini dibuat dengan varian unsweetened atau tanpa gula yang sangat aman untuk anak Anda.Kandungan vitamin dan mineralnya yang lengkap, membuat produk ini sangat cocok dijadikan tambahan nutrisi pada bayi yang baru lahir.

9. Morinaga Chil School Soya

morinaga_chil_school_soya

Harga : Rp 73.400

Aman untuk anak yang alergi susu sapi

Susu soya yang dibuat khusus untuk anak 3-12 tahun ini memiliki isolat protein makro dan mikro yang berperan penting untuk mendukung tumbuh kembang anak yang memiliki alergi pada protein susu sapi.

8. Morinaga Soya BMT

morinaga_soya_bmt

Harga : Rp 100.000

Cocok untuk penderita galaktosemia

Produk ini diformulasikan khusus untuk bayi berusia 0-6 bulan. Morinaga BMT memiliki nutrisi lengkap dengan kandungan gula yang cukup rendah. Dibuat khusus untuk anak dengan alergi laktosa dan yang menderita galaktosemia.

Morinaga mengandung kalsium yang tinggi, protein, vitamin A,C,E serta mengandung kolin yang baik untuk perkembangan otak.

7. S26 Nursoy Gold

s26_nursoy_gold

Harga : Rp 102.000

Baik untuk perkembangan otak

Susu soya yang satu ini diformulasikan khusus oleh Wyeth Nutrition. Mengandung taurin kolin, dan juga isolate protein kedelai, AA serta DHA yang baik untuk tumbuh kembang anak.

Susu formula ini dapat diberikan pada anak yang berusia 0-6 bulan sebagai tambahan gizi selama ASI eksklusif. Memiliki kadar gula yang sangat rendah, Nursoy Gold diperkaya taurin yang baik untuk pencernaan dan AA serta DHA yang baik untuk perkembangan otak bayi.

6.Nestle Nan Lactose Free

nestle_nan_lactose_free

Harga : Rp 117.000

Bebas laktosa

Produk ini diformulasikan untuk anak yang berusia 0- 12 bulan. Nestle NAN memiliki kandungan gizi yang lengkap untuk memenuhi nutrisi tumbuh kembang anak Anda. Dibuat dari protein OPTIPRO HA Protein Hypoallergenic yang bebas laktosa. Membuat susu soya yang satu ini sangat cocok dikonsumsi oleh anak yang mengalami alergi pada susu sapi.

5. Isomil Advance Soya

isomil_advance_soya

Harga : Rp 320.000

Mendukung pertumbuhan anak

Susu soya ini cocok diberikan pada anak yang berusia 1- 10 tahun. Isomil Advance memiliki kandungan gizi yang lengkap dengan rasa yang cukup nikmat. Susu soya ini dibuat untuk mendukung tumbuh kembang anak di usia 1- 10 tahun yang sedang sangat aktif bergerak.

Selain itu, Isomil diperkaya kalsium dan banyak mineral lainnya untuk mendukung pertumbuhan anak dengan alergi laktosa dan juga galaktosemia.

4 . Nutramigen LGG

nutramigen_lgg

Harga : Rp 320.000

Digunakan untuk anak yang mengalami masalah pencernaan

Susu soya ini cocok diberikan pada bayi yang berusia 0- 6 bulan. Susu yang diproduksi oleh Mead Johnson ini dibuat khusus untuk anak yang mengalami masalah pencernaan akibat kesulitan mencerna protein pada susu sapi.

Susu ini telah terbukti Hypoallergenic sehingga aman dikonsumsi sebagai susu formula untuk memenuhi gizi harian pada anak -anak yang memang mengalami intoleransi pada laktosa.

3. Nutrilon Royal Soya

nutrilon_royal_soya

Harga : Rp 190.000

Meningkatkan perkembangan otak

Terbuat dari isolate protein kedelai yang penuh dengan vitamin dan juga mineral. Nutrilon royal soya diformusikan khusus untuk anak berusia 1 hingga 3 tahun yang mengalami galaktosemia dan juga alergi pada protein susu sapi.

Nutrilon royal memiliki kandungan gizi yang lengkap dengan rasa yang nikmat dan juga formula yang tanpa tambahan gula. Susu soya ini juga diperkaya minyak ikan yang juga bermanfaat untuk meningkatkan perkembangan otak anak Anda.

2. Enfamil A+Soy Baby Formula

enfamil_a_soy_baby_formula

Harga : Rp 580.000

Nutrisi lengkap

Susu soya yang juga diformulasikan khusus oleh Mead Johnson ini dapat diberikan pada anak yang berusia antara 0 hingga 24 bulan. Dilengkapi dengan DHA dan Omega 3 yang baik untuk perkembangan otak anak. Susu ini memberikan kebutuhan nutrisi yang lengkap untuk anak dan juga balita Anda.

1. Similac Alimentum

similac_alimentum

Harga : Rp 1.200.000

Membantu perkembangan otak dan mata anak
Produk susu soya ini termasuk produk impor yang memiliki gizi paling lengkap diantara produk sebelumnya. Diformulasikan khusus untuk anak dengan alergi makanan dan juga colik sensitivitas protein.

Formulanya dipastikan bebas laktosa sehingga aman bagi anak yang memang alergi pada susu sapi dan protein susu lainnya. Diperkaya dengan ARA dan DHA, yaitu nutrisi khusus yang membantu mendukung perkembangan otak dan mata.

Kesimpulan

  • Sebelum membeli produk susu soya, pastikan produk yang Anda beli sesuai dengan usia anak Anda. Kemudian, cek informasi gizi yang ada dibalik kemasannya, dan pastikan susu yang Anda pilih dilengkapi dengan beberapa mineral penting yang diperlukan tubuh anak Anda, seperti DHA,ARA, Kalsium, Fosfor, dan juga vitamin B12.
  • Pastikan Anda juga mengecek tanggal kadaluarsa dari produk yang Anda beli.Kemudian jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter, jika ada keluhan dan juga efek samping yang terjadi selama anak Anda mengkonsumsi produk susu yang telah dibeli.
  • Anda bisa memilih susu soya dari Similac Alimentum, karena gizinya lengkap dan aman bagi anak yang memang alergi pada susu sapi dan protein susu lainnya.
  • Namun, jika usia anak Anda 0-6 bulan dan ingin memberikan susu soya yang memiliki nutrisi lengkap dengan kandungan gula yang cukup rendah,maka Anda bisa membeli Morinaga Soya BMT.
  • Sedangkan, untuk anak usia 0-12 bulan yang mengalami alergi pada susu sapi, Anda bisa memilih Nestle Nan Lactose Free.

Referensi

  1. https://www.walmart.ca/en/ip/enfamil-a-soy-baby-formula-powder/6000062503138
  2. https://www.whattoexpect.com/toddler-nutrition/soy-milk-for-children.aspx
  3. https://parenting.firstcry.com/articles/soy-milk-for-babies-benefits-and-side-effects/
  4. https://www.momjunction.com/articles/is-it-safe-to-give-soya-milk-to-my-baby_00117457/#gref
  5. https://www.pojokseni.com/2019/06/5-cara-memilih-susu-soya-yang-tepat.html
  6. https://www.enfa.co.id/produk/nutramigen-lgg
  7. https://abbottnutrition.com/similac-alimentum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *